Tampilkan postingan dengan label Doa-Doa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Doa-Doa. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Desember 2012
Doa ketika keluar dari rumah
Pada
artikel saya kali ini, saya akan menulis tentang doa ketika keluar dari rumah.
Mungkin ada yang menanggapi walaupun tidak di dalam komentar, kalau doa itu aku
sudah tahu mas, doanya ini kan, “Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi laa
haula wa laa quwwata illaa billah ?”. benar...Alhamdulillah kalau sudah
tahu, tetapi pada artikel saya kali ini saya akan menuliskan doa-doa yang biasa
dibaca Rasulullah SAW ketika hendak keluar rumah. Nah, ternyata Rasulullah itu
tidak hanya berdoa seperti yang diatas tadi, tapi Beliau pernah membaca doa
yang lain, yang mungkin kamu semua belum tahu.
Oleh
karena itu saya akan menuliskan beberapa hadits Rasulullah SAW yang menerangkan
tentang doa yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW ketika hendak keluar rumah.
Dan haditsnya adalah sebagai berikut :
Dari Anas bin
Malik, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang berdoa, yakni
ketika keluar dari rumahnya : Bismillaahi
tawakkaltu ‘alallaahi laa haula wa laa quwwata illaa billah. (Dengan Nama
Allah, aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya dan kekuatan kecuali dari
Allah). dikatakan kepadanya, “kamu telah tercukupi dan telah terjaga, dan
syaitan menjauh darinya”.
[HR. Tirmidzi, dan ia berkata : hadits hasan shahih gharib, juz 5, hal. 154]
Dari Ummu Salamah
bahwasannya Nabi SAW apabila beliau keluar dari rumah, beliau berdoa : Bismillaahi tawakkaltu ‘alallaahi, Allaahumma innaa na’uudzu bika min an nazilla
au nadlilla au nadlillima au nudllama au najhala au yujhala ‘alainaa (Dengan
nama Allah, aku bertawakal kepada Allah, sesungguhnya kami berlindung kepadamu
dari tergelincir atau berbuat sesat atau mendlalimi atau didlalimi atau berbuat
bodoh atau kami dibodohi orang).
[HR. Tirmidzi, dan ia berkata : Hadits hasan shahih, juz 5, hal. 155]
Dari Abu Hurairah
bahwasannya Nabi SAW apabila keluar dari rumah, beliau berdoa, “Bismillaah, laa haula wa laa quwwata illaa
billaah, attuklaanu ‘alallaah. (Dengan nama Allah, tidak ada daya dan tidak
ada kekuatan kecuali pada Allah. Aku bertawakal kepada Allah). [HR. Ibnu Majah juz 2, hal.
1278, dalam sanadnya ada ‘Abdullah bin Husain yang dilemahkan oleh Abu Zar’ah,
Bukhari dan lbnu Hibban]
Kalau mungkin selama ini kita hanya mengetahui
bahwa doa ketika keluar rumah itu seperti hadits yang pertama, maka setelah
membaca artikel ini, kita menjadi tambah tahu ternyata ada doa yang lain yang nantinya
bisa kita amalkan atau bisa kitabaca disaat kita hendak keluar dari rumah. Nah untuk hadits yang ketiga haditsnya
dilemahkan oleh Abu Zar’ah, Bukhari dan lbnu Hibban, maka tidak bisa dijadikan
dasar hukum, atau paling tidak wong ada hadits yang shahih yang bisa kita
amalakan, mengapa harus mengamalkan hadits yang dlaif atau lemah.
Alhamdulillah,
selesai sudah artikel saya tentang doa ketika keluar rumah ini, semoga tulisan
sederhana ini bermanfaat untuk kalian semua.
Inilah waktu-waktu yang ijabah untuk berdo'a
Setiap
orang yang berdoa, pastinya ia akan berharap doanya itu di ijabahi oleh Allah. selain
kita berdoa tentunya juga diiringi dengan ikhtiar atau usaha supaya apa yang
kita mohonkan itu dikabulkan. Nah, Ada beberapa waktu yang apabila kita berdoa
tepat pada waktu itu, doa kita akan di ijabahi. Bukan berarti apabila kita
berdoa diwaktu-waktu yang lain tidak diijabahi yaa, tetapi lebih kepada keistimewaan
waktu-waktu itu, jadi ada waktu yang istimewa atau waktu yang utama apabila kita berdoa tepat diwaktu
itu, maka doanya akan lebih di dengar
oleh Allah dan akan di ijabahi atau
dikabulkan.
Diantara
waktu-waktu yang ijabah apabila kita berdoa tepat pada waktu itu ialah,
sebagaimana yang telah disabdakan oleh Rasulullah SAW berikut:
1.disaat kita sujud dalam shalat
Dari Abu Hurairah
RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda, “Sedekat-dekat hamba kepada Tuhannya
yang Maha Perkasa lagi Maha Agung adalah diwaktu sujud, maka perbanyaklah doa
(diwaktu sujud)”. [HR.
Muslim, Abu Dawud dan Nasai]
Mungkin
ada pertanyaan, maksutnya waktu sujud
itu, tiap sujud atau hanya pada sujud terakhir saja? Atau mungkin doanya
itu apakah harus bahasa Arab atau boleh dengan bahasa apapun? Nah untuk
jawabannya Insya Allah akan kita posting pada artikel selanjutnya.
2.Di sepertiga malam terakhir
Dari Jabir ia
berkata : Aku mendengar Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya pada waktu malam itu
ada suatu saat yang tidaklah seorang muslim bertepatan pada waktu itu memohon
kebaikan dunia akhirat kepada Allah kecuali Allah pasti memberinya. Dan yang
demikian itu berlaku setiap malam”.
[HR. Muslim 1 : 521]
Dari Abu Hurairah
RA, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : Tuhan kita setiap malam turun ke
langit dunia, yaitu ketika malam tinggal sepertiga yang akhir. Lalu Allah
berfirman, “Barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya.
Barangsiapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya. Barangsiapa yang
memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya”. [HR. Malik, Bukhari, Muslim dan
Tirmidzi]
Dari Abu Hurairah
RA, ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Apabila telah berlalu separoh malam
atau dua pertiganya, Allah yang Maha Barakah lagi Maha Tinggi turun kelangit
dunia, lalu berfirman, “Adakah orang yang meminta maka akan diberi, adakah
orang yang berdoa maka akan dikabulkan, dan adakah orang yang memohon ampun,
maka akan diampuni?”. Begitulah hingga terbit fajar (shubuh). [HR. Muslim 1: 522]
Dari ‘Amr bin
‘Absah RA. Bahwasannya dia mendengar Nabi SAW bersabda, :sedekat-dekat hamba
kepada Tuhannya adalah ditengah malam. Maka jika kamu mampu untuk menjadi orang
yang ingat kepada Allah di saat itu maka jadilah !”. [HR. Abu Dawud, Tirmidzi dan
lafadh itu baginya, ia berkata : Hadits hasan shahih, dan hakim, ia berkata :
Shahih atas syarat Muslim]
Dari Abu Hurairah
dari Rasulullah SAW, beliau bersabda, “Allah turun kelangit dunia ketika telah
berlalu sepertiga malam yang awal. Allah berfirman, “Akulah Raja, Akulah Raja, Siapa
yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya. Siapa yang meminta kepada-Ku,
maka Aku akan memberinya. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, maka Aku akan
mengampuninya”. Terus-menerus demikian itu sehingga terbit fajar”. [HR. Muslim 1 : 522]
Dari Abu Sa’id dan
Abu Hurairah keduanya berkata :
Rasulullah SAW bersabda, “ Sesungguhnya menagguhkan sehingga apabila telah
lewat sepertiga malam yang awal Allah turun kelangit dunia, Allah berfirman ,
“Adakah orang yang memohon ampun, adakah orang yang bertaubat, adakah orang
yang meminta, adakah orang yang berdoa”. Demikian itu sehingga terbit fajar”. [HR. Muslim 1: 523]
Dari
beberapa hadits diatas, dapat kita ambil pengertian bahwa pada waktu sepertiga
malam Allah turun ke langit dunia melihat siapa saja yang bangun untuk
bermunajat kepada-Nya, dan berfirman barangsiapa yang berdoa maka akan
dikabulkannya, dan yang lainnya. Nah, tentunya bangun disini tidak hanya bangun
untuk berdoa saja, tetapi lebih kepada orang yang bangun untuk shalat tahajud
di sepertiga malam terakhir, dan disela-sela shalat itu barangsiapa berdoa maka
akan dikabulkan oleh Allah.
3.Diantara adzan dan iqamat
Dari Anas RA, ia
berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Doa diantara adzan dan iqamat tidak akan
ditolak”. [HR.
Nasai, dishahihkan oleh Ibnu Hibban]
Diwaktu
ini juga termasuk waktu yang ijabah, apabila kita berdoa kepada Allah, maka
perbanyaklah doa, disela-sela antara adzan dan iqamat ini.
4.Sesudah shalat-shalat Fardlu
atau shalat wajib
Dari Abu Umamah RA,
ia berkata : (Rasulullah SAW) ditanya, “Ya Rasulullah, doa yang bagaiman yang
paling di dengar ?”. Beliau menjawab, “doa ditengah malam yang Akhir dan
sesudah shalat-shalat fardlu”.
[HR. Tirmidzi, ia berkata : hadits hasan]
Nah,
diwaktu ini sempatkanlah sejenak untuk kusyuk berdoa kepada Allah, dengan
memohon dan merendahkan diri kta. Setelah kita berdzikir dengan dzikir yang
dituntunkan oleh Rasulullah, lalu berdoalah, mintalah kepada Allah apa yang
kamu minta. Karena diwaktu ini (sesudah shalat fardlu) termasuk waktu yang
ijabah untuk berdoa.
5.Di hari jum’at
Dari Abu Hurairah
RA, bahwasannya Rasulullah SAW pernah menyebut hari jum’at, lalu bersabda,
“pada hari jum’at itu ada suatu saat, apabila kebetulan seorang muslim shalat
dan memohon sesuatu kepada Allah ‘Azza wa Jalla pada saat itu, niscaya Allah
akan mengabulkannya”, dan beliau berisyarat dengan tangannya bahwa saat itu
sangat sedikit (sangat pendek).
[HR. Bukhari dan Muslim] dan pada riwayat muslim ada tambahan, “ la itu adalah saat yang singkat”.
Mungkin
ada yang bertanya, hari jum’at itu pada saat kapan? Dalam hadits diatas tidak
disebutkan tepatnya kapan, atau pada saat apa, tapi yang jelas, waktu itu
sangatlah singkat. Kemudian ada yang mengatakan waktu itu adalah diantara dua
kutbah jumat, jadi ketika khatib selesai kutbah pertama kemudian duduk sebentar
untuk melanjutkan kutbah yang kedua, nah disaat khatib duduk itulah ada yang
mengatakan waktu yang dimaksut Rasulullah tadi. Untuk hal ini saya belum
mengerti dalilnya. Nah untuk lebih jelasnya Insya Allah pada artikel-artikel
saya selanjutnya saya akan mencari
tepatnya kapan, waktu yang dimaksut rasulullah itu dengan dalil-dalilnya. Dan
saya akan tulis di blog ini. atau bagi temen-temen yang ingin menambahkan bisa
anda tulis dikolom komentar.
Demikianlah
waktu-waktu yang ijabah untuk berdoa beserta dalil-dalilnya, semoga doa yang
kita panjatkan kepada Allah dikabulkanNya pada waktu yang tepat. Dan semoga
tulisan ini bermanfaat untuk kalian semua.
Do'a ketika mengalami kesusahan
Asalamu’alaikum warahmatullahi wa
barakatuh. Alhamdulillah semoga kabar baik menyertai antum semua. Artikel saya
kali ini saya akan menulis tentang do’a, yakni tentang do’a ketika mengalami
kesusahan. Dan pastinya do’a ini berdasarkan tuntunan Rasulullah SAW.
Setiap orang di dalam hidupnya
pasti adakalanya mengalami kesusahan, itu adalah hal yang pasti. Nah ketika
kita mengalami kesusahan kita dituntut untuk bersabar, tidak mengeluh dan tetap
beprasangka baik kepada Allah atas kesusahan itu, karena kesusahan itu atas
takdir Allah juga. Dan takdir Allah itu tidak ada yang sia-sia, pasti ada
kabaikannya di balik itu.
Dan
do’a yang biasa dibaca oleh Rasulullah SAW saat beliau susah adalah sebagai
berikut :
Dari lbnu ‘Abbas bahwasannya Nabiyallah SAW setiap kali
sedang susah selalu berdo’a, “Laa ilaaha
ilallaahul ‘adhiimul haliim, laa ilaaha ilallaahu rabbul ‘arsyil ‘adhiim, laa
ilaaha ilallaahu rabbus-samaawaati wa rabbul ardlii wa rabbul ‘arsyil kariim. (tidak ada Tuhan selain Allah yang Maha Agung lagi
Maha Penyantun. Tidak ada Tuhan Selain Allah, Tuhannya ‘arsy yang Maha Agung.
Tidak ada Tuhan selain Allah, Tuhannya segenap langit, Tuhannya bumi, dan
Tuhannya ‘arsy Yang Maha Mulia)”. [HR. Muslim juz 4, hal. 2092]
Selain kita bisa membaca do’a
diatas ketika kita mengalami kesusahan, kita juga dibolehkan membaca do’anya
Nabi Yunus saat beliau mengalami kesusahan, yaitu saat Nabi Yunus berada di
perut ikan, sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW berikut:
Dari Sa’ad bin Abi Waqqash RA, ia berkata: Rasulullah SAW
bersabda, “do’anya Dzun Nuun (Nabi Yunus bin Mata AS) ketika beliau berdoa di
dalam perut ikan ialah Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu
minadh-dhoolimiin. (Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau.
Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang dhalim). Sesunggunya tidaklah
seorang muslim berdo’a dengannya pada suatu apapun kecuali Allah pasti
mengabulkannya”. [HR. Tirmidzi, dan lafadh itu baginya, Nasa’i dan Hakim, ia
berkata : Shahih sanadnya].
Nah dari kedua do’a itu kita bisa
memilih yang mana yang akan kita baca saat kita mengalami kesusahan.
Demikianlah artikel saya kali ini semoga bermanfaat untuk kalian semua.














