Senin, 17 Desember 2012

Tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah



Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, “tujuh golongan yang Allah berikan naungan-Nya, di hari ketika tiada naungan selain naungan-Nya, yaitu pemimpin yang adil, pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah, seseorang yang hatinya senantiasa terkait dengan masjid, dua orang yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya, lelaki yang diajak berbuat maksiat oleh wanita yang memiliki keindahan dan kecantikan, lalu ia berkata, ‘aku takut kepada Allah’. seseorang yang bersedeqah, ia menyembuyikannya sampai-sampai tangan kirinya tidak mengetahui apa yang diinfakkannya oleh tangan kanannya, dan seseorang yang mengingat Allah dalam kesendirian kemudian bercucuran air matanya. {Muttafaq alaih}

Dari hadits diatas, dapat kita ambil pengertian dan faedahnya bahwa ada tujuh golongan yang nantinya Allah bakal memberikan naungannya diakherat kelak.

1.Seorang pemimpin yang adil

Seorang pemimpin haruslah bersikap adil terhadap apa yang dipimpinnya, tidak boleh berbuat dzolim, ataupun bersikap semaunya sendiri terhadap apa yang diamanahkan kepada dirinya. Maka seorang pemimpin yang adil dan memimpin para hamba Allah dengan keadilan, memiliki keutamaan yang tinggi, dan termasuk orang yang bakal dinaungi oleh Allah kelak di akhirat.

2. Pemuda yang taat beribadah

Pemuda seperti ini bukanlah pemuda yang membiarkan dirinya untuk berbuat kesalahan atau kenakalan diusia remaja, yang banyak juga orang menganggap bahwa kalau seorang pemuda berbuat salah itu wajar. Bukan seperti itu, tetpi pemuda yang kelak akan dinaungi Allah adalah pemuda yang taat beribadah, diusia remajapun ia sudah mengerti tentang syariat-syariat islam dan mau mengamalkannya, mentaati perintah Allah dan menjauhi apa yang menjadi larangan-Nya.

3. Pemuda yang selalu terkait dengan masjid

Artinya, pemuda yang aktifitas kesehariannya itu lebih banyak yang berkaitan dengan masjid, misalnya tiap shalat ia selalu berjamaah, selalu menghadiri majlis taklim di masjidnya, ia juga menjadi guru TPA dan lain sebagainya, intinya semua yang dilakukan karena rasa cintanya untuk selalu mengingat Allah. pemuda yang seperti inilah yang nantinya termasuk tujuh golongan yang akan mendapat naungan dari Allah.

4. Dua orang yang saling mencintai karena Allah

Banyak orang yang saling mencintai, tetapi bukan karena Allah, ada yang mencintai semata-mata karena rupa, rupa yang cantik atau wajah yang ganteng. Ada yang mencintai semata-mata karena harta, untuk mendapatkan harta ia berpura-pura mencintai orangnya, padahal yang dicintai sebenarnya adalah hartanya. Bukan yang seperti itu yang akan dapat naungan dari Allah, tetapi orang yang saling mencintai karena Allah, ia bertemu karena Allah dan ia berpisah juga karena Allah, artinya orang itu saling mencintai karena sebab-sebab yang dibenarkan Allah, dan berpisahpun juga karena sebab-sebab yang dibenarkan oleh Allah.

5. Orang yang takut kepada Allah

Dalam hadits diatas dimisalkan ada seorang laki-laki yang diajak bermaksiat atau diajak berzina oleh seorang wanita yang bisa dibilang sangat cantik, tetapi laki-laki itu menolaknya dengan mengatakan ‘aku takut kepada Allah’. nah sifat merasa selalu diawasi oleh Allah itulah yang membuat pemuda itu takut kepada Allah, ia sadar bahwa Allah selalu mengawasinya, sehingga  ia mampu menahan kesucian dirinya dan mau meninggalkan ajakan berbuat zina, walaupun yang mengajak itu wanita yang sangat cantik.

6. Orang yang bersedeqah dengan sembunyi-sembunyi

Artinya ia bersedeqah dengan ikhlas dan menjaga keikhlasannya itu, sampai-sampai diibaratkan ia bersedeqah dengan tangan kanannya, tetapi tangan kirinya tidak mengetahui. Ini menandakan bahwa orang ini bersedeqah dengan ikhlas dan ingin menghindarkan dirinya dari sikap riya’ atau pamer. Orang yang seperti ini termasuk dari tujuh golongan yang akan dinaungi Allah.

7. Orang yang menangis karena takut kepada Allah

Semua orang bisa menangis, apalagi nangisnya karena kehilangan uang yang banyak, atau karena sakit hati ditinggal pergi kekasihnya. Tetapi sedikit sekali yang bisa menangis karena takut kepada Allah, takut akan adzab Allah, takut akan kemaksiatannya kepada Allah, padahal Nabi kita mengatakan bahwa “barangsiapa yang menangis karena takut kepada Allah, ia tidak akan masuk neraka sehingga ada air susu kembali ke teteknya” (Insya Allah Haditsnya shahih). Artinya apa? Siapa saja yang bisa menangis karena takut kepada Allah, bukan karena ebab-sebab yang lain, neraka itu haram baginya, sehingga ada air susu itu bisa kembali keteteknya, maksudnya tidak mungkin masuk neraka.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat untuk kalian semua, dan semoga kita termasuk dari tujuh golongan yang akan mendapat Naungan dari Allah SWT. Aamiin....

@ sore hari penuh barakah saat hujan rintik-rintik. Rabu 5 Desember 12

0 komentar:

Posting Komentar